Berawal Penyuka Donat Wandina Buka Usaha Donat Bakar
Diposkan: 17 Feb 2019 Dibaca: 1127 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Donat adalah penganan yang digoreng, dibuat dari adonan tepung terigu, gula, telur dan mentega. Donat yang paling umum adalah donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah dan donat berbentuk bundar dengan isi yang rasanya manis, seperti berbagai jenis selai, jelly, krim.
Namun, kini donat tidak lagi hanya digoreng, ditangan Wandina Donat si lubang tengah di olah melalui proses di bakar sehingga donat buatannya bernama donat bakar.
Wandina si penyuka donat, awalnya hanya konsumsi saja, akhirnya ia terfikir untuk mengubah kebiasaannya makan donat menjadi sebuah usaha yang unik dan membuat penasaran banyak orang.
Donat yang diolah dengan berbahan tepung dan campuran kentang tidak lagi digoreng melainkan disajikan dengan cara dibakar dengan alat khusus.
Ternyata usaha yang didirikan Desember lalu, membuat banyak yang penasaran, dan ingin mencobanya. Diakuinya setelah mencoba, pembeli tersebut datang lagi dan ia menyimpulkan bahwa donat bakar inovasinya cocok di lidah orang Medan.
"Saya penyuka donat, Jadi kenapa nggak sekalian kita jual aja, apalagi donat kentang, donatnya lembut dan namanya donat bakar, dikarenakan penyajiannya hangat, seperti baru masak, jadi seakan-akan fresh from the oven, makan donat hangat itu lebih nyesss..dan lebih lembut," jelasnya.
Memang sambungnya, donat bakar yang dirintisnya ini masih asing ditelinga orang Medan. “Namun kalau orang yang udah rasa, Insya Allah beli lagi,"paparnya.
Setiap hari, Donat Bakar ini bisa ditemukan di King Kuphi Ulee Kareng Jalan Ring Road Gagak Hitam Medan Sunggal. Dalam seminggu wanita berusia 38 Tahun ini bisa menjual 200 sampai 300 donat bakar.
Agar disukai anak-anak dan remaja ia juga membuat berbagai varian rasa, seperti coklat, strawberry, green tea, oreo ceres, coklat kacang, keju, kopi dan tiramisu.
"Coklat, ceres dan tiramisu paling primadona, kebanyakan anak-anak dan remaja yang paling suka,"sambungnya.
Untuk harga donat bakar ini, ia hanya membandrol Rp 5 ribu rupiah. Sehingga semua kalangan bisa menikmati donat bakar tersebut.
Selain donat, warga Jalan Komplek Dinas Perkebunan Medan Helvetia juga memiliki produk lainnya seperti Wafel, dan Burger. (UKM06)