Belajarlah Mendengarkan Curahan Hati Anak

Belajarlah Mendengarkan Curahan Hati Anak
Foto: Lorem Ipsum Dolor

Diposkan: 09 Apr 2018 Dibaca: 520 kali


UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN

Membaca keinginan anak tentu berbeda dengan membaca karakternya. Keinginan biasanya terkait dengan kebutuhan mereka yang terkait dengan perasaan, mulai dari makanan, bermain, keinginan bersama orang tua dan lain sebagainya. Sedangkan karakter tentu berkaitan dengan kondisi psikis anak. Mulai dari bersikap, mengambil keputusan dan menentukan pilihan.


Tentu keduanya ini menjadi sebuah hal yang harus dipahami orang tua, bagaimana memberi dan menyikapinya.  Ummi Khairiah, M. Psi Psikolog Anak dan Remaja yang berpengalaman menjadi guru BK SMA lebih dari 10 tahun mengungkapkan bahwa sikap atau reaksi orang tua seperti membentak anak itu adalah perbuatan yang salah atau tidak pas pada tempatnya.

Padahal, ada cara lebih mudah untuk menggali apa sebenarnya yang menjadi permasalahan si anak, salah satunya adalah belajar mendengarkan curhatan hati anak.

“Kunci utama menjadi pendengar yang baik adalah tenang, bukan lansing menyamampaikan atau merepet atau memuntut pada anak,” ujarnya pada sejumlah ibu rumah tangga serta guru pada rangkaian acara seminar parenting bertema Belajar Mendengarkan Curahan Hati Anak yang digelar oleh Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Medan Amplas di Amaliun Foodcourt, pada awal April lalu.

Lebih lanjut ia menuturkan, bila orangtua berteriak pada anak maka itu (teriakan) akan ditransfer pula pada adiknya. “Itu juga akan balik ke kita nantinya, jadi kesimpulannya dengarkanlah curahan hatinya. Maka percayalah dia akan mendengar dan menerima kita,” terangnya.

Terdapat tips dan trik untuk bisa menjadi sahabat anak pertama jadilah pendengar yang baik, kedua bina good raport bahwa anak bukan musuh orangtua, ketiga bina komunikasi dan minta maaf sama anak apabila kita salah. keempat mulailah dengan topik yang berbeda saat bertanya pada adak.

“Kelima jauhi atau hindari dalam kondisi 5 watt misalnya orangtua sudah lelah dan anak rewel atau minta diperhatikan sabar dan banyak istighfar mohon kekuatan Allah. Keenam orang tua wajib masuk ke dalam dunianya anak bila anak sudah remaja maka remajalah kita. Ketujuh jangan terburu-buru menasehati, kedepalan terima maaf terakhir

kesembilan beri penghargaan berupa ucapan terima kasih, terakhir kita menjadi orangtua harus jujur banyak orang tua yang jago mendengarkan anak tapi lupa dengan kejujuran. Jadi, kalau anak salah katakan dia salah dengan bahasa yang baik dan bukan membenarkannya,” pungkasnya.

Untuk itu ia mengajak seluruh orang tua mejadi sahabat terbaik untuk anak. Kalau bukan sekarang kapan lagi? Sebab saat usia dini orang tua bisa memeluk, membelai dan mencium anaknya. “Kita siapkan dia dan persiapkan diri untuk berpisah dengannya melepaskannya saat dewasa untuk menjadi kuat, cerdas dan bermanfaat bagi agama dan bangsa,” tukasnya.

Ketua RKI Medan Amplas, Khairiah mengatakan seminar parenting ini digelar untuj kaum ibu dan para guru. Tujuannya agar orang tua atau ibu lebih dekat dengan anaknya. Mengingat di era sekarang ini para orangtua hampir punah kedekatan dengan anak.

“Kenapa saya bilang hampir punah. Sebab lebih banyak sentuhan pada gadget dari pada sentuhan fisik pada anaknya. Jadi, selepas dengan seminar saya berharap semakin dekat hubungan dengan anaknya. Menjadi ibu yang hebat, menjadi istri yang baik bagi suaminya. Figur seorang ibu tidak boleh hilang sebab ibu meruoakan madrasah awal untuk anak-anaknya,” katanya.

Menurutnya selama ini RKI memiliki program lainnya berupa peduli tetangga. Kegiatan ini dilakukan setiap hari Jumat di Kelurahan Medan Amplas dengan berbagi paket sembako utuk para janda dan kaum duafa yang sebulan sekali dilakukan oleh RKI dan seminar ini merupakan salah satu program lainnya. (wina/ukm03)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2020. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved