Bekraf Fasilitas Pelaku Ekraf Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual

Bekraf Fasilitas Pelaku Ekraf Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual

Diposkan: 27 May 2019 Dibaca: 17 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA - Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia fasilitasi 14 desainer terpilih lulusan ORBIT 2017 dan 2018 untuk mendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), baik pendaftaran desain industri maupun merek.

Sebelum melakukan pendaftaran HKI, desainer ini dibekali informasi mengenai materi HKI melalui Workshop Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual.

Tidak hanya itu, di tahun 2019 ini Badan Ekonomi Kreatif juga membuka peluang untuk memfasilitas sebanyak 1875 kuota bagi pelaku usaha kreatif yang ingin mendaftarkan HKI maupun merek. Dari jumlah tersebut, merupakan program kerjasama dengan UNS Solo dan UPN Jogja hingga Mei sudah terisi sebanyak 700 kuota.

"Teman-teman desainer ini seringkali menemui kendala saat ada investor datang dan menawarkan mereka untuk memproduksi produknya secara massal. Produksi massal bisa terhambat dikarenakan desain yg mereka buat belum didaftarkan. Untuk itu kami mencoba memberikan fasilitasi yang berkelanjutan,  tidak hanya dalam bentuk pelatihan pengembangan kompetensi tetapi juga dalam bentuk fasilitasi pendaftaran HKI terhadap desain maupun merek produk yang mereka hasilkan. "ujar Direktur Edukasi dan Pengembangan Bekraf,  Poppy Savitri dilansir dari laman Bekraf, Minggu (2/5/2019) .

Selain melibatkan Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan, proses fasilitasi HKI desainer ORBIT juga melibatkan Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi sebagai fasilitator antara desainer dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).  Melalui Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi inilah para pelaku ekraf termasuk desainer orbit bisa mendaftarkan HKI mulai dari bantuan konsultasi hingga proses pendaftaran HKI yang semuanya gratis tanpa dipungut biaya.

Kepala Sub Direktorat Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual Bekraf, Immanuel Rano Hasudungan Rohi, dari sekitar 82jt pelaku ekraf yg terdaftar baru 11.05% yang telah mendaftarkan HKI,  dengan presentase tertinggi film, animasi, video disusul dengan kuliner, TV dan Radio. Minimnya pelaku ekraf yg mendaftarkan HKI karena beberapa hal di antaranya, biaya yang mahal, proses yang lama, persyaratan yang rumit dan lokasi yang jauh,  hanya bisa di Jakarta.

Rano menambahkan, sebetulnya persyaratan pendaftaran HKI untuk desain industri dan merek yang bersifat perorangan tidak serumit yang dibayangkan,  calon pendaftar hanya perlu mempersiapkan KTP,  Fotocopy KTP dan foto dari merek atau desain yang ingin didaftarkan.

Pada kesempatan yang sama Kepala Sub Direktorat Advokasi Hak Kekayaan Intelektual, Muhammad Fauzy menjelaskan bahwa untuk fasilitasi pendaftaran HKI desainer terpilih orbit,  harus dilihat dulu desain ini melekat dengan siapa.  Apakah desain melekat kepada para desainer ataukah kepada instansi dalam hal ini Bekraf.

Selain persyaratan yg telah disebutkan di atas,  calon pendaftar juga harus memperhatikan grace period di mana masa kebaruan desain dianggap paling lama 6 (enam) bulan sejak desain tersebut dipublikasi melalui media resmi.(*)

Sumber : bekraf

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2019. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved