Baru Lima Hari, 150 Ribu Pengunjung Padati Bazaar Buku Big Bad Wolf 2018 Medan
Diposkan: 06 Nov 2018 Dibaca: 1417 kali
UKMKOTAMEDA.COM, MEDAN- Bazaar Buku Internasional, Big Bad Wolf 2018 yang digelar di Gedung Andromeda, eks Bandara Polonia Medan, mulai Jumat (2/11/2018) lalu telah dikunjungi sekitar 150 ribu orang kendati belum genap sepekan.
Diprediksi, hingga penutupan 12 November mendatang, pengunjung akan jauh melebihi target penyelanggara, 250 ribu pengunjung.
Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi mengatakan, sempat tidak yakin jumlah pengunjung akan sangat banyak, banyaknya jumlah pengunjung hingga Selasa (6/11/2018) sore membuat dia optimis tingkat pengunjung akan semakin tinggi.
"Tadinya saya berpikir, hari Selasa ini tidak akan seramai Jumat, Sabtu, Minggu kemarin. Tapi Senin dan bisa dilihat sendiri Selasa ini, pengunjung juga sangat ramai hari ini. Kalau hari Senin dan Selasa saja ramai, besok (Rabu 7/11/2018) hingga Minggu (11/11/2018) tentu akan semakin ramai " ujarnya di lokasi bazaar, Selasa (6/11/2018).
Menurutnya, tingginya tingkat kunjungan terjadi lantaran banyaknya buku yang ditawarkan penyelanggara, termasuk harga yang lebih murah di banding di toko buku pada umumnya. Apa lagi, banyaknya buku impor yang disediakan di tempat itu atau 90% dari total 2 juta buku yang disediakan dari puluhan penerbit.
"Saya salut sama warga Medan. Ini menunjukkan minat baca warga Medan cukup tinggi. Di lokasi tempat buku anak-anak dan umum, semuanya ramai," kata dia.
Uli menambahkan, selain banyaknya koleksi buku, harga yang ditawarkan juga sangat bersahabat. Mulai, novel, buku pengetahuan dan jenis buku lainnya yang biasa harganya cukup mahal dijual dengan harga yang terjangkau. "Harga buku mulai Rp18 ribu. Seperti ada yang buku harga awalnya 70 US $, di sini bisa didapat seharga Rp250 ribu saja," kata dia.
Menurut perempuan 52 tahun itu, hanya kurang dari sepekan lagi masyarakat Kota Medan bisa menikmati harga buku yang murah. Untuk itu dia mengimbau masyarakat untuk datang berkunjung. "Terus juga karena misi saya meningkatkan minat baca anak-anak Indonesia. Kalau kita membaca, bisa dilihat jiwanya akan lebih tenang, humble (rendah hati) dan wise (bijak).
Mudah-mudahan tahun depan bisa kembali mengunjungi Medan. Selain di Medan, kami merencanakan tahun depan juga akan ada di kota lain seperti Makasar dan Balikpapan. Jadi kesempatan ini jangan disia-siakan," ucapnya seraya mengatakan, Big Bad Wolf sudah digelar di 14 kota di delapan negara.
Sementara itu, salah seorang pengunjung Bazaar Buku Internasional Big Bad Wolf, Selvi (25) mengapresiasi adanya Bazaar tersebut. "Bahkan, kalau bisa sering-sering karena jarang banget dapat buru berkualitas, harga lumayan murah," kata dia
Selain murah, kualitas buku kata dia juga cukup bagus. Itu pula yang membuatnya datang untuk kedua kalinya ke tempat itu. "Sudah kemarin beli, ini datang lagi. Koleksi bukunya banyak koleksi, walau ada yang belum ketemu," ucapnya.(UKM05)