Bank Genetika Sayuran Pertama di Indonesia Diresmikan
Diposkan: 24 Aug 2018 Dibaca: 1379 kali
UKMKOTAMEDAN.COM,SLEMAN-Universitas Gadjah Mada (UGM) meresmikan Bank Genetika Sayuran. Bank Genetika Sayuran ini merupakan yang pertama di Indonesia dan dibangun bekerjasama dengan PT. East West Seed Indonesia (Ewindo).
Kehadiran Bank Genetika Sayuran ini, diharapkan dapat mendukung kedaulatan pangan nasional. Disamping menghasilkan varietas tanaman sayur yang lebih unggul dan tahan terhadap serangan penyakit.
Bank Genetika Sayuran yang berada di kompleks Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada (UGM), Kabupaten Sleman ini diresmikan Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Ika Dewi Ana, Founder East-West Seed, Simon Groot.
Ika menyampaikan kerjasama yang dijalin ini, semakin membuka lebih banyak kemungkinan untuk memperkuat tujuan bersama mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
“Indonesia merupakan negara dengan biodiversitas terbesar ke-2 dunia. Oleh sebab itu, sumber daya genetik Indonesia perlu diidentifikasi, dilestarikan, dan dikembangkan bersama,” jelasnya saat menyampaikan sambutan dilansir dari laman resmi ristekdikti, Jumat (24/8/2018).
Melalui Bank Genetika Sayuran ini, UGM bersama Ewindo bekerjasama dalam melaksanakan upaya pelestarian sumber daya genetik Indonesia. Hal itu dilakukan lewat tiga sektor utama yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
UGM tidak hanya menyiapkan mahasiswa untuk bisa berpartisipasi menjadi lulusan unggul dan tanguh yang siang bekerja di sektor pertanian. Namun lewat kegiatan penelitian mahasiswa dan peneliti UGM juga melakukan identifikasi untuk pembuatan paspor berbagai sumber genetika sayuran nasional guna penyusunan big data sumber daya genetika Indonesia. Selain itu mengembangkan kualitas benih yang lebih unggul serta tahan penyakit.
Dia berharap dengan adanya Bank Genetika Sayuran ini nantinya dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi kalangan akademisi dan peneliti, tetapi mampu memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. Bahkan diharapkan hal tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia dan mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
Simon Groot menyebutkan pendirian Bank Genetika Sayuran ini merupakan langkah besar dalam upaya menjaga sumber daya genetik sayuran di Indonesia.Disamping itu, fasilitas ini diharapkan dapat menghasilkan varietas tanaman sayur yang lebih unggul dan tahan terhadap serangan penyakit.
“Misalnya tanaman kacang panjang, walapun sudah ada penelitian yang menghasilkan varietas yang tahan virus tetapi tetap harus meneliti karena pasti akan ada virus lagi,” ujarnya.
Adanya Bank Genetika Sayuran ini diharapkannya tidak hanya sebagai tempat menyimpan dan mengkoleksi sumber daya genetik sayuran Indonesia saja.Keberadaan sumber daya genetik yang ada di Bank Genetika Sayuran ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan untuk keperluan memperoleh kultivar unggul yang dapat menopang kedaulatan pangan. (*/UKM01)