Bakat Melukis Membawa Kesuksesan Sarah di Dunia Henna Art

Bakat Melukis Membawa Kesuksesan Sarah di Dunia Henna Art
Sarah

Diposkan: 02 Oct 2018 Dibaca: 1227 kali



UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Lapangan pekerjaan yang cukup sulit didapat menuntut orang menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Kemauan keras menjadi modal yang penting agar tidak menyerah dengan keadaan. Kreativitas menjadi salah satu alternatif di tengah persaingan sumberdaya manusia (SDM) yang semakin ketat.

Sarah Faradillah (26 tahun) salah seorang pelukis henna profesional asal Kota Medan sempat mengalami sulitnya mencari pekerjaan pascalulus kuliah. Sempat menganggur pasca tamat kuliah, Sarah mengaku bingung apa yang bisa dilakukan mengisi aktivitasnya yang kosong.

Ternyata, kendati tidak diperoleh lewat jalur pendidikan, anak ketiga dari empat bersaudara itu punya bakat melukis yang selanjutnya dijadikan ladang mencari rezeki.

Berbincang dengan ukmkotamedan.com, Senin (1/10/1/2018), Sarah, sapaan akrabnya, menceritakan, ”perjodohannya” dengan henna terjadi secara tidak sengaja.

“Sebenarnya awalnya karena memang di rumah enggak ada kegiatan. Terus pernah lihat-lihat di Instagram ada video pendek buat ukiran henna. Basic saya kebetulan bisa melukis. Iseng-iseng saya coba lukis di media kertas. Pernah beberapa kali saya coba lukis di tangan sendiri,” ujar perempuan yang tinggal di kawasan Delitua tersebut.

Diakuinya, awalnya cukup sulit melukis Henna di tangan. Kemampuannya melukis di media kertas rupanya berbeda saat lukisan tersebut dilukiskan di permukaan kulit tangan dan kaki. Namun, dara cantik alumni STMIK Budidarma 2013 lalu itu tak patah arang. Lama-kelamaan, dia jadi terbiasa. Calon istri abang kandungnya pun menjadi pelanggan pertamanya.

Kendati awalnya agak gugup, namun perempuan yang akhirnya menjadi kakak iparnya tersebut meyakinkannya untuk mencoba. Hasilnya cukup baik. “Mulanya dipakaikan ke orang itu waktu abang nikah, dipakaikan ke kakak ipar. Agak grogi buatnya.

Walaupun tidak buru-buru, tapi karena grogi, pengerjaannya bisa sampai dua jam, karena selain tangan, kaki juga dilukis,” ucap perempuan berhijab ini.

Selesai mengerjakannya, pujian dari sang calon kakak ipar didapatkan. “Senang dia, dia juga suruh foto dan posting di Instagram mana tahu ada yang minat. Itu sekitar Juli 2015 lalu,” ucap perempuan yang juga menekuni usaha pemasangan kuku palsu atau nail artist tersebut.

Percobaannya sebelum akhirnya memutuskan menjadi artis henna komersial tidak itu saja. Pernah pula, dia melukis henna untuk teman kuliahnya. Kala itu dia tidak memungut bayaran alias gratis. Dia beralasan, paling tidak karyanya itu bisa menambah referensi di akun Instagram miliknya @sarah.hennamedan (Sarah Henna Medan) yang saat ini memiliki pengikut (follower) 1869 akun.

Keikhlasannya tidak memungut bayaran pada temannya itu seolah berbuah manis. Selesai mengerjakan lukisan henna di tangan dan kaki temannya, dia langsung mendapatkan pesanan pengerjaan lukisan henna yang tentunya berbayar sekaligus merupakan pelanggan pertamanya.

“Pelanggan itu order melalui Instagram, mungkin dia lagi cari-cari lalu berminat lukisan henna hasil karya saya. Saya ingat sekali kejadiannya bulan November (2015) lalu,” katanya lagi.

Semenjak akhir 2015 lalu hingga sekarang, konsumen yang dia layani minimal dua setiap pekannya. Bahkan, di waktu-waktu tertentu seperti bulan Syawal, terkadang ada dua pelanggan setiap hari dengan tarif mulai Rp300.000.

“Paling sedikit dua pelanggan setiap pekan. Kadang ada yang sehari sampai dua orang. Mereka pesan via Instagram atau langsung menelepon saya.  Dari Instagram paling banyak. Kalau yang dekat-dekat Delitua, ada yang langsung datang ke rumah di Jalan Delitua Pasar VI Gang Amin,” ucapnya.

Soal perkembangan desain henna art baru menurut Sarah tidak susah dikerjakan asalkan tekun mempelajarinya kendati dari sekian banyak desain henna art yang ada, desain Mandala masih menjadi yang paling diminati karena simpel dan cantik.

Selain motif Mandala, berbagai motif lukisan Henna seperti Sulur, Teratai, Bulan Sabit, Blowing Flower, hingga motif Air bisa dia kerjakan sekitar dua jam.

Pekerjaan yang ditekuninya ini dipastikannya akan terus dia lakoni meskipun dirinya nanti mendapatkan pekerjaan lain. Menurutnya, henna art saat ini tidak bisa dilepaskannya karena merupakan aktivitas yang menarik baginya. “Ini harapannya jadi sampingan, karena saya coba cari pekerjaan lain. Tapi kalau memang harus di henna art, ini ya enggak masalah, saya suka,” pungkasnya.(UKM05)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved