Awalnya Penjaga Toko Kini Lira Menjadi Owner Bisnis Fashion

Awalnya Penjaga Toko Kini Lira Menjadi Owner Bisnis Fashion

Diposkan: 12 Apr 2019 Dibaca: 1194 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Tak selamanya manusia selalu berada di bawah yang acapkali dianggap sebelah mata. Sebab, hidup selalu berputar.

Petuah ini layak ditujukan kepada Lira Khairani (25) warga Medan Kota yang kini berhasil membangun bisnis fashion. Padahal sebelumnya ia hanya karyawan penjaga toko fashion di salah satu pasar tradisional di Medan.

Berbekal pengalamannya menjadi karyawan penjaga toko fashion di simpang limun selama 2 tahun, tahun 2017 lalu ia berhasil membuka bisnis fashion dengan brand Lira Fashion di Lantai III Pusat Pasar Medan."Awalnya saya jaga toko orang setidaknya saya kan jadi punya pengalaman jadi saya punya bekal di bisnis ini," katanya.

Dikatakannya, awal ia merintis saat ia menjadi ibu rumah tangga, karena terbiasa bekerja ia inisiatif ingin membuka bisnis fashion wanita. Awalnya ia hanya ingin jualan di rumah saja lewat bisnis online namun penjualannya tidak sesuai harapannya. Produk fashionnya hanya sesekali saja yang laku yang pada akhirnya terjadi penumpukan barang dirumahnya.

"Awal merintis itu saya dulu setelah menikah jadi ibu rumah tangga, enggak ngapa-ngapain di rumah jadi inisiatif saja pengen jualan baju fashion wanita, awalnya cuma jualan di rumah saja lewat online. Tapi ya sesekali aja yang beli barangnya karena mungkin online orang belum percaya takut ditipu jadi numpuk hampir 3 bulan saya jalani yg balik cuma teman-teman keluarga gitu aja," tuturnya.

"Terus saya terpikir  mau buka di pajak Pusat Pasar kebetulan ibu dari suami saya juga punya usaha di pusat pasar jadi saya tidak sendirian di sana jika ada apa-apa," jelasnya.

Kemudian ia meminta izin dengan suami dan ternyata diizinkan. Kemudian dengan bermodalkan Rp30 juta ia mencari lokasi.

"Saya minta izin sama suami kemudian suami mengizinkan lalu saya cari lokasi kemudian saya dapat di Pusat Pasar," katanya.

Dikatakannya saat merintis ia menemui berbagai  kendala. Mulai tidak laku  sampai kurangnya kepercayaan pembeli terhadap  produk fashionnya.

"Diawal ya sangat  susah di waktu pembeli gak percaya sama barang yang saya jual, kemudian pernah gak buka dasar sementara  lainnya ramai sedangkan toko saya sepi.  tapi saya tetap optimis namanya jualan dan baru mulai," ujarnya lagi.

Kemudian untuk mencuri hati pembeli ia lalu belanja barang yang bagus meski modalnya mahal. Dari situlah akhirnya tokonya mulai ramai pengunjung.

"Lalu saya belanja dengan memiih barang bagus bermerk ya saya coba aja meskipun modalnya mahal beranikan diri, ya alhamdulillah pembeli lebih suka barang-barang  yg punya brand dan yg unik-unik  sampai sekarang alhamdulillah pelanggan saya sudah lumayan banyak dari kalangan orang tua, anak kuliahan dan kadang mereka kebanyakan juga untuk jual lagi," ungkapnya

Agar tetap eksis dan bertahan ia sangat konsen dengan menjaga kualitas barang dan harga yang terjangkau. Sehingga pembeli yang sudah menjadi langganan tidak akan lari.


Sementara itu diutarakannya harga pakaian di tokonya mulai Rp100 ribu sampai Rp300 ribu keatas. Ia berharap bisnis fashionnya dapat berkembang terus dan memiliki beberapa cabang toko. (UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved