Awalnya Iseng, Kini Produk Jiane Hadir di Pusat Oleh-Oleh Sumut

Awalnya Iseng, Kini Produk Jiane Hadir di Pusat Oleh-Oleh Sumut
Sujiane, Foto : UKM05

Diposkan: 03 Sep 2018 Dibaca: 1437 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Mengaku merintis usaha cemilan karena iseng, Sujiane (53) pemilik produk aneka  cemilan, Jiane, tak menyangka bisnisnya bisa meraup keuntungan sejak dua tahun dibangunnya.

Ditemui di Medan, Senin (3/9/2018), Ketua Ikatan Makanan/Minuman Olahan (IMO) Sumatera Utara itu mengatakan, terjun ke dunia UKM awalnya dilakukan lantaran kesepian di rumahnya. "Anak-anak sekolah semuanya, saya sendiri di rumah. Lalu berpikir, apa lah yang bisa kuusahakan. Lalu buka jual perabot rumah tangga. Sering ditipu orang sampai nangis," katanya mengawali pembicaraan.

Kapok usaha jual perabotan, Sujiane yang masih bingung apa yang selanjutnya dilakukan, akhirnya berkenalan dengan suplier emping jagung. Dari situ, dia memberanikan diri menjalankan usaha tersebut. Soal pemilihan nama produknya, ada cerita menarik di balik itu.

Ibu lima anak itu awalnya memilih nama Oma Snack untuk produknya. Namun, si pemasok emping jagung menyarankan nama lain. "Pertama mau nama Oma Snack. Cuma supplier emping jagung bilang, "ibu nggak tahu nama ibu mengandung banyak rezeki?". Makanya aku bikin Jiane. Katanya artinya Taman Surga pembawa Rezeki," ucapnya mengisahkan.

Tidak hanya emping jagung, Jiane merambah ke makanan jenis lain seperti kurma coklat durian, stik kentang, keripik kentang, rengginang hingga kacang ikan teri sambal dan lain-lain.

Usaha Sujiane yang juga Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Sumut bidang UKM pun berkembang seiring kesuksesannya memasarkan produknya tersebut. Bahkan, dia juga menjadi pembuka jalan bagi perkembangan usaha sejenis untuk rekan-rekannya sesama pelaku UKM.

Menurutnya, UKM masih punya permasalahan klasik, yakni dalam bidang pemasaran. Banyaknya rekannya pelaku UKM yang belum bisa memasarkan produknya membuatnya terpanggil untuk membantu. "UKM itu kelemahannya pada pemasaran dan kemasan, jadi ibu yang bantu," ucap perempuan berhijab itu.

Kini, selain produk Jiane yang sudah tersedia di sejumlah tempat strategis, aneka produk rekan-rekannya juga diupayakan beredar di tempat yang dinilai strategis sertanmenjadi bagian basar yang dia ikuti, berkat ketangkasannya dalam melobi.


"Barang kawan ada yang di Napoleon, di Bandara (KNIA) sudah dapat tempat (stan). Tanggal 6 sampai tanggal 16 September pameran di Lotte Mart, ikut basar tanggal 6 -7 Septembsler di auditorium USU. Tahun depan rencananya PRSU (Pekan Raya Sumatera Utara), kami upayakan menembus agar ada tempat khusus untuk IMO," bebernya.

Untuk produk Jiane sendiri, selain di  Jalan Elang Komplek KPB PTPN IX No B 22, Medan, ada pula  di Galeri Ulos Robert Sianipar, Ima Brownies dan 212 Mart kawasan Jalan Karya Jaya Medan Johor.

Tidak hanya itu, keuletannya mengikuti basar di berbagai daerah hingga negara seperti Singapura juga membuahkan hasil yang tak terduga. Kendati tidak banyak, tujuh orang sudah dia pekerjakan untuk membantu usahanya tersebut, bahkan usaha rekan-rekannya. Dia juga kerap jadi utusan mempromosikan usaha member IMO Sumut, di dalam dan luar negeri.

"Kami kan dibawah Disperindag, tapi condong di IMO ini lebih suka ke luar kota ikut basar. Sebulan sekali paling sedikit ke luar kota. Selasa (4/9) ke Bandung, sementara tanggal 6-9 September di Makassar saya tolak jadinya. Perjalanan di tanggung dinas," ucapnya.

Soal omset, saat ini dia memperoleh Rp4,5 hingga Rp6 juta setiao pekannya kendati tidak hanya milik produk Jiane, namun juga dengan tiga produk UKM lainnya. Hasil dari penjualan tersebut menurutnya cukup untuk membiayai kuliah anak bungsunya, membuatnya punya penghasilan tetap, membayar karyawannya, dan menjaga keberlangsungan usahanya.

Namun ada yang masih mengganjal di diri Sujiane, yakni soal keberlangsungan pendapatan UKM milik rekannya. Dia ingin agar rekannya tersebut memiliki penghasilan harian yang baik seperti dia.

"Ibu lebih suka mengangkat kehidupan kawan-kawan. IMO harus membuat penghasilan anggota tiap hari ada. Untuk itu lewat basar salah satunya, biar ibu terobos ke mana-mana," ucap perempuan yang harus jauh dari sang suami yang bertugas di Riau tersebut. (UKM05)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved