Asuh Anak dengan Konsep Pendekatan STIFIn, Yuni Pilih Resign Sebagai Karyawan Bank Demi Jasa Penitipan Anak
Diposkan: 23 Jun 2019 Dibaca: 1182 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN - Belakangan ini bisnis tempat penitipan anak terus bertumbuh dan berkembang. Salah satunya, Amanah Day Care yang hadir sejak empat tahun terakhir, dan semakin melebarkan sayap dengan membuka cabang di kawasan Perumahan Pondok Surya Blok VI, Helvetia.
Pemilik Amanah Day Care, Yuni S Hutasuhut, Minggu (23/6/2019) menuturkan, usaha penitipan sejak empat tahun terakhir. Kehadiran usaha ini bermula dari sulitnya untuk mendapatkan pengasuh anak.
"Saya merasakan sendiri, bagaimana susahnya mencari orang yang jaga anak. Ini kemudian yang menjadi inspirasi, dan diakhir tahun 2015 berpikir, apa ya sebuah tempat yang bisa nyaman kerja kemudian anak-anak tetap aman dan terperhatikan tumbuh kembangnya," ujar Yuni sapaan akrab Yuni S Hutasuhut.
Saat itu aku Yuni dia masih menjadi karyawan salah satu bank syariah di Medan. Dengan semangat menghadirkan tempat penitipan yang nyaman dan anak, Yuni pun memanfaatkan rumah menjadi tempat tinggalnya untuk pertama kali memulai usaha tersebut. Ini juga sekaligus cikal bakal hadirnya Amanah Day Care, empat tahun silam.
Usaha ini kemudian dikelola secara profesional sekira tahun 2016, dari tiga orang anak bertumbuh hingga mencapai 15 sampai 20 orang anak. Selain itu pada moment pasca lebaran, pengguna jasa penitipan anak ini juga cenderung peningkatan.
Seiring berjalannya waktu, Yuni mengaku bisnis penitipan anak ini memiliki prospek yang menjanjikan. Sehingga akhirnya memilih resign sebagai karyawan bank syariah dan fokus mengembangkan usaha penitipan anak yang dirintisnya dari nol.
Untuk cabang kedua ini, Yuni mengaku bermitra dengan konsep bagi hasil. Dengan berkembangnya bisnis jasa penitipan anak ini, mendorongnya untuk mulai membangun system. “"Jadi disini sudah lebih terpadu, dan berbasis system, dengan pendekatan konsep STIFIn,"ujarnya.
Dijelaskannya, pendekatan konsep STIFIn yang diterapkan dengan mengasuh anak berdasarkan kondisi genetiknya. Proses pengasuhan yang diberikan berdasarkan potensi dan bakat anak.
"Jadi kita ada alat tesnya, untuk mengetahui potensi kekuatan genetic anak, kita asuh anak dengan pendekatan konsep mulai dari permainan, gaya bicara, komunikasi. Kita melakukan pembelajaran, bermain edukasi, setiap hari ada muatannya, "ujarnya.
Selain memiliki program harian, di lokasi cabang kedua juga memiliki sejumlah pilihan program lainnya seperti belajar music, takewendo, tahfiznya." Jadi disini lebih komprehensif,"ujarnya.
Dia menambahkan untuk penitipan anak ini ada beberapa pilihan seperti harian, mingguan, bulanan. Selain itu ada juga program holiday orangtua, umroh, termasuk orangtua yang training ke luar kota.
Selain konsep STIFIn sambungnya, jasa penitipan anak Amanah Day Care ini juga dilengkapi dengan CCTV. Sehingga setiap orangtua bisa langsung mengakses kegiatan anaknya selama berada di tempat penitipan.
Kedepan Yuni berharap usaha Amanah Day Care bisa dikembangkan dan hadirkan di setiap kecamatan yang ada di Medan. Karenanya, dia pun membuka peluang bagi investor yang tertarik untuk berinvestasi.(UKM01)