Angkat Budaya Lokal, Rumah Batik Siti Khadijah Tangkap Peluang dari Batik
Diposkan: 27 Jan 2019 Dibaca: 1230 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Jumlah Perajin yang melirik peluang usaha dari bisnis dari batik terus bertumbuh. Salah satunya, Rumah Batik Siti Khadijah di Jalan Gunung Mahameru Glugur Darat Medan, yang mengangkat batik dengan khazanah budaya lokal.
Pengelola usaha Rumah Batik Siti Khadijah, Reza Ansari Siregar, baru-baru ini menyebutkan, prospek batik masih cukup cerah. Hal ini yang memotivasinya bersama keluarga besar mencoba merintis usaha batik sekaligus rumah produksinya.
Selain membuat dan menjual batik, pihaknya juga menerima pesanan sesuai motif yang diinginkan. Rumah Batik Siti Khadijah ini juga sekaligus tempat workshop bagi para pelajar dan siapa saja yang suka dengan batik.
"Hampir setahun usaha ini, sudah terlihat animo masyarakat yang suka batik,terutama untuk komunitas yang langsung menentuka motif saat mereka memesan,"kata Reza.
Dia mengaku memilih usaha ini juga ingin melestarikan khazanah budaya yang ada di Kota Medan maupun daerah lainnya, sehingga motif yang dilahirkan untuk masing-masing kain batik. Misalkan motif Melayu seperti payung, motif buah seperti rambutan binjai.
"Dengan begitu, kami juga ikut melestarikan ciri khas kedaerahan,"katanya.
Owner, Hj Fazarwati dan H Marsimin menyebutkan dengan nama Siti Khadijah terlihat aspek bisnis yang Islami.
"Kita ketahui bahwa Siti Khadijah adalah isteri Nabi Muhammad SAW yang giat berbisnis, sehingga kami juga ingin termotivasi membangun bisnis keluarga ini,"papar Reza yang kini memiliki 4 orang pembatik.
Untuk harga, dipatok cukup terjangkau antara Rp 130 sampai Rp 500 ribu perlembarnya, tergantung jenis dan motifnya.
Reza juga mengakui, pembuatan batik masih mengandalkan bahan baku yang didatangkan dari Pekalongan, sehingga harga batik tidak mungkin lebih murah lagi, sebab mutu atau kualitas juga harus diutamakan.
"Intinya, usaha ini juga untuk membuka lapangan kerja serta sarana belajar keterampilan bagi para pelajar untuk membatik,"ungkap Reza.
Owner H.Marsimin berharap usaha ini menjadi alternatif bagi masyarakat muslim untuk belanja. Sebab tren busana muslim berbahan batik juga semakin merambah pasar saat ini.
"Busana muslim bermotif batik diharapkan mewarnai fashion busana muslim yang tak hilang dari jaman berjaman,"katanya.(UKM01)