Andini, Dari Hobbi Hingga Buka Kelas rajut

Andini, Dari Hobbi Hingga Buka Kelas rajut

Diposkan: 12 May 2018 Dibaca: 1382 kali


UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN

Hobi merajut yang dilakoni sekira tahun 2010 silam, menjadi modal bagi Andini Silalahi dalam berbagi ilmu dengan masyarakat yang ingin memiliki keterampilan. Sehingga dengan skill yang dimiliki, bisa berpenghasilan dan menambah pendapatan.

Diceritakan Andini, saat mengawali hobi ini, dia hanya membeli bahan-bahan yang diperlukan seperti benang. Investasi yang cukup kecil sekira Rp 50.000 hingga Rp 100 ribu, dia membuat beragam karya. seperti taplak meja, tas dan sarung toples.

Karyanya ini kemudian diperkenalkan melalui pameran dan bazar-bazar. Bahkan Andini pernah mengkuti  pameran di salah satu pusat perbelanjaan modern di Kota Medan. Hasilnya, tidak mengecewakan, produk buatannya ini mendapat respon yang cukup positif dari pasar.

Seiring dengan hal tersebut, Andini mulai melirik peluang lain dari rajut. Dari yang awalnya membuat produk, kemudian dikembangkan secara perlahan dengan kelas merajut, meski tidak serius. “Awalnya, hanya iseng-iseng membuka kelas merajut ini. Harapannya, akan semakin banyak perempuan yang bisa berpenghasilan,”ujar Andini.

Gayung bersambut, langkahnya ini ternyata membawa peluang bisnis baginya. Karena melalui kelas merajut ini, Andini pun menjual beragam bahan baku untuk merajut. “Kita disini mengajarkan dan sharing merajut. Kita hanya menjual bahan-bahan untuk keperluan merajut,”ujarnya  Andini yang awalnya ingin memberdayakan perempuan di lingkungan sekitarnya tempat tinggalnya.

Namun sayangnya, ternyata rajut  tersebut lebih disukai kalangan ekonomi menengah keatas dibandingkan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Meski begitu, dia tidak menutup peluang bagi siapa pun yang ingin belajar dan memiliki keterampilan merajut. termasuk kalangan mahasiswa.

Baginya, jika semakin banyak jumlah perempuan yang bisa merajut, ini menjadi peluang kedepannya. Sebba dengan begitu, jika ada orderan akan semakin lebih mudah dikerjakan.  “Jadi kalau banyak yang bisa merajut kan, kalau ada orderan dalam jumlahnya besar, bisa ditangani, dibagi-bagi pengerjaannya,”ujar Andi yang mengaku hingga saat ini masih terkendala untuk finishing produk. (UKM01)

 

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved