Amelia Tangkap Peluang Usaha dari Jual Es Lilin

Amelia Tangkap Peluang Usaha dari Jual Es Lilin

Diposkan: 02 Apr 2019 Dibaca: 1273 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Sukses dapat diraih oleh siapa saja yang terpenting niat dan mau usaha tanpa malu apapun usaha yang dijalankan.

Seperti Amelia (25) warga Medan Sunggal, meski putar haluan dari jurusan yang diambilnya di bangku kuliah yaitu bidang komputer di Perguruan Panca Budi Medan ia justru sukses di usaha es lilin. Dalam perbulan ia bisa meraih omset hingga Rp5 juta.

Perjalanan Amelia yang akrab dengan sapaan Amel dalam merintis usaha es lilin ini tercetus tiba-tiba atau tanpa rencana.

"Setahun lalu saat itu saya di rumah Stabat dikediaman orang tua saya, lalu saat itu cuaca sangat panas. Kemudian saya kepengen minum yang dingin tapi enggak buat batuk tercetuslah ide buat es lilin dari buah," katanya.

Amel bungsu dari dua bersaudara ini mengaku es lilin buatannya murni awalnya untuk konsumsi sendiri. Tetapi saat ia konsumsi dengan ibunya ia tiba-tiba terpikir kalau es lilin sangat cocok dijadikan usaha karena cuaca saat itu sangat panas.

Namun, saat ia menceritakan niatnya itu kepada ibunya, ternyata ibunya kurang mendukung tetapi tidak mematahkan semangat Amel untuk membuka usaha tersebut.

Bermodalkan Rp5 juta, mulai plastik, karet, bahan-bahan pembuat es lilin dan juga freezer ia siapkan hingga ia pun berhasil menjadikan es lilin sebuah usaha.

Amel yang mengaku juga bekerja di perusahan swasta sebagai SPG di Medan harus pandai membagi waktu. Kendala di usaha ini diakuinya adalah mengantar ke warung-warung yang sekarang jumlahnya sudah 26 warung.

"Kendala saya adalah mengantar ke warung tetapi saya bagi waktu saya dengan baik sehingga semua ada solusinya," ungkapnya.

Akhirnya usaha dan kedisiplinannya mengatur waktu, usaha es lilinnya membuahkan hasil. Dalam sebulan ia bisa meraih hasil Rp5 juta sampai Rp6 juta. Untuk harga es lilin miliknya hanya Rp1000/batang.

Meskipun begitu, ia terus dengan giat menjalankan usaha ini. Bertempat tinggal di Medan tidak menjadi kendala baginya. Ia rela harus bolak-balik ke Stabat untuk memproduksi es lilin yang terbuat dari aneka buah-buah segar itu. "Dalam sehari saya produksi 400 sampai 600 batang saya hanya dibantu ibu atau saudara saja,"ujarnya.

Untuk meluaskan pasar es lilin bernama es lilin Jinny ini ia juga menjual secara online seperti di Instagram dengan alamat @eslilinmedan dan bisa juga pre-order. "Es lilin ini saya kasi nama Jinny karena saya sangat senang dengan dengan sinetron Jinny oh jinny, perannya yang manja sangat mirip dengan karakter saya, dan kebanyakan orang saat ini banyak memanggil saya dengan sebutan jinny," katanya.


Ia mengaku sangat menyenangi usaha ini dan berharap kedepannya bisa berkembang dan bisa bekerja sama dengan supermarket dan toko roti di beberapa kota.(UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved