AIMI Bekerjasama dengan Puskesmas Tingkatkan Cakupan ASI
Diposkan: 29 Aug 2018 Dibaca: 1054 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Sumut bekerjasama dengan UPT Puskesmas Medan Denai. Ini sebagai upaya meningkatkan cakupan pemberian Air Susu Ibu (ASI), khususnya bagi ibu hamil dan ibu menyusui.
“Dari pertemuan ini diharapkan semakin menggiatkan semua elemen untuk bergerak sehingga masalah kesehatan dapat diselesaikan lintas sektor,” ungkap Camat Medan Johor, Ali Nafiah dalam kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektoral di Kantor Camat Medan Johor, Rabu (29/8/2018).
Upaya perbaikan gizi sebutnya, merupakan langkah preventif dan promotif yang tidak hanya menjadi urusan petugas kesehatan. Namun juga melibatkan seluruh berbagai pihak. Oleh karenanya, melalui pertemuan lintas sektoral yang digelar diharapkan dapat mengintegrasikan program dan rencana kegiatan.
Apalagi, sambungnya, selama ini puskesmas identik dengan tempat berobat dan periksa kehamilan, tapi konseling menyusuinya masih kurang. Karenanya UPT Puskesmas Kedai Durian akan melakukan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, mengenai problematika menyusui dan penanganannya. Pertemuan ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara UPT Puskesmas Kedai Durian dan AIMI Sumut.
Kepala Puskesmas Kedai Durian, Ari Harningsih menuturkan terkait kerjasama dengan AIMI, pihaknya akan membuat kegiatan bersama untuk peningkatan status gizi masyarakat. Rencananya, akan dibuat event Gerakan Sayang Ibu pada 22 Desember mendatang. Kegiatan ini dilakukan untuk sosialisasi pentingnya menyusui dan manfaat ASI. “Event in rencananya mau melibatkan 100 ibu hamil dan menyusui di kecamatan. Karenanya, perlu dibuat rencana matang,” jelasnya.
Ketua AIMI Sumut, dr RA Dwi Pujiastuti, MKed (Neu), Sp.S menjelaskan tujuan AIMI adalah peningkatan jumlah ibu menyusui dan bayi menyusu. Lantaran ASI adalah faktor gizi yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak yang optimal.
“Proses menyusui dapat digambarkan sebagai sebuah pita, dimana sisi kanan adalah ibu dan sisi kiri adalah bayi. Artinya, ibu dan bayi sama-sama penting diperhatikan. Pengikat bagian tengah pita agar kuat adalah peranan ayah, keluarga, aparat pemerintah, dan masyarakat,” tukasnya. (UKM01)