Agustus 2018, Bongkar Muat Pelabuhan Belawan Naik 89,71%
Diposkan: 05 Oct 2018 Dibaca: 861 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Bongkar muat barang yang terjadi di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, mengalami kenaikan di bulan Agustus 2018 dibandingkan di bulan Juli di tahun yang sama.
Informasi itu didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). "Jika dilihat dari transportasi barang melalui laut, selama bulan Agustus 2018 angkutan barang antar pulau untuk kegiatan muat barang sebesar 29.032 ton, atau mengalami kenaikan 89,71% dibanding bulan Juli 2018 sebesar 15.303 ton," ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sumut, Bismark SP Sitinjak kepada wartawan di Medan, Jum'at (5/10) siang.
Bismark menjelaskan, secara kumulatif jumlah barang yang dimuat selama bulan Januari-Agustus 2018 mencapai 135.926 ton, atau naik 34,00% dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar 101.437 ton.
"Untuk kegiatan bongkar barang pada bulan Agustus 2018 mengalami kenaikan 13,73%, dari 279.147 ton pada bulan Juli 2018 naik menjadi 317.469 ton pada bulan Agustus 2018. Selama Januari-Agustus 2018 barang yang dibongkar mencapai 1.902.696 ton, mengalami penurunan 48,92% dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar 3.724.879 ton," ungkap Bismark.
Sementara itu, jumlah penumpang angkutan laut antar pulau atau dalam negeri yang berangkat di Pelabuhan Belawan. Bismark mengungkapkan di bulan Agustus 2018 tercatat sebanyak 3.756 orang atau turun 68,70% dibanding bulan sebelumnya sebanyak 12.001 orang.
"Secara kumulatif jumlah penumpang yang berangkat selama bulan Januari-Agustus 2018 mencapai 60.087 orang, atau naik 5,71% dibanding periode yang sama tahun 2017 yang mencapai 56.839 orang," tutur Bismark.
Sedangkan, jumlah penumpang yang datang di Pelabuhan Belawan pada bulan Agustus 2018 tercatat sebanyak 2.792 orang, atau turun 43,22% dibanding bulan sebelumnya di bulan Juli 2018, sebanyak 4.917 orang.
"Selama Januari-Agustus 2018 jumlah penumpang yang datang mencapai 40.905 orang, mengalami penurunan 11,76% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 46.356 orang," pungkasnya.(UKM05)