Agam Darmadi Hadirkan Restoran Ramen Halal Khas Jepang di Medan

Agam Darmadi Hadirkan  Restoran Ramen Halal Khas Jepang di Medan

Diposkan: 20 Nov 2019 Dibaca: 2002 kali



UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Halal tourism menjadi peluang pasar yang menjanjikan bagi penguasaha kuliner luar negeri yang merintis bisnisnya di Indonesia. Dengan masyarakat yang doyan makanan, maka resto mengedepankan halal menjadi pilihan di sini.

Nah, ini yang diyakini benar oleh Agam Darmani, pria kelahiran Medan pada tahun 1985 yang akhirnya memutuskan menghadirkan restoran Jepang berkonsep halal.

Dengan brand Hakata Genko, Agam Darmadi berharap makanan jepang dapat disukai masyarakat Medan dan bisa juga dikonsumsi oleh umat muslim.

"Makanan Jepang yang halal itu sedikit di Medan, Kebanyakan restoran Jepang di Medan  non halal. Kita ingin menyajikan ramen yang cukup umum di Jepang menjadi makanan sehari hari untuk masyarakat Medan. Bukan hanya weekend saja yang ramai pada kebanyakan restoran Jepang di Medan," ungkapnya kepada ukmkotamedan.com.

Restoran yang terletak di Komplek OCBC Jalan Ringroad Medan ini  menyajikan makanan Jepang yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Medan. Rasa pedas dan gurih mendominasi citarasanya.

"Yang menjadi favorit disini itu , Ramen. Ada beberapa jenis ramen,  yang rasa pedas lebih pavorit karena  masyarakat Medan kebanyakan penyuka pedas," ungkapnya.

Meramu resep makanan disini chefnya langsung orang Jepang tetapi sudah tinggal lama di Indonesia sehingga chefnya mengetahui selera orang Medan dan diaplikasikan di setiap jenis menu Jepang yang ada di Hakata Genko.

"Chefnya orang Jepang asli tetapi sudah tinggal10 tahun di Indonesia sehingga ia bisa menyesuaikan citarasa lokal," papar Agam, ayah dari 1 orang anak ini.

Dalam kesempatan itu, ia juga meyakinkan kehalalan menu Hakata Genko. Semua bahan baku ditegaskannya tidak menggunakan  produk luar negeri yang kebanyakan mengandung bahan-bahan yang tidak halal. Ia memilih produk lokal karena semuanya sudah bersertifikat halal.

"Semua bahan baku yang digunakan lokal. Seperti kecap asin yang biasa digunakan restoran Jepang adalah non halal, sehingga kita menggunakan kecap asin yang diproduksi dari Indonesia yang sudah berlogo halal.

Begitu juga Mirin yang merupakan bumbu dapur yang khusus digunakan untuk  masakan Jepang. Ia memilih merek lain yang tidak mengandung alkohol sebab jika menggunakan mirin yang asli, bumbu dapur berupa minuman beralkohol berwarna kuning, berasa manis, mengandung gula sebanyak 40%-50% juga mengandu alkohol sekitar 14 % sehingga tidak halal.

"Mirin yang digunakan Sebenarnya menggunakan alkohol, kita menggunakan merek lain yang tidak mengandung alkohol," ucapnya.

Selain itu, untuk bahan baku lainnya ia menggunakan daging ayam dan sayuran lokal.

Dikatakanya,  didirikannya restoran Jepang ini antusias warga Medan sangat  bagus. Orang Medan dikatakanya suka mencoba makanan baru. Walau ada makanan Korea , makanan Jepang tetapi menjadi pilihan.


Agam yang mengaku mengawali dunia masak memasak ditahun 2010-2011 dengan menjalani pendidikan khusus memasak di Australia. Setelah ia tamat kembali ke Indonesia. Sempat bekerja di restoran Jepang non halal. Karena itulah ia melihat peluang bahwa sebenarnya makanan Jepang disukai kalangan namun karena tidak halal sehingga peminatnya terbatas. Atas itulah ia membuka restoran Jepang halal dan bercitarasa lokal.

Lebih lanjut, di Jalan Ringroad ada beberapa restoran Jepang tetapi tidak menjadi saingan baginya. Karena restorannya fokus sajikan Ramen sehingga beda pasar.

"Saingan disekitar ringroad ada tetapi karena saya fokus sajikan ramen sehingga beda pasar. Kulialitas  ramen saya juga pasti dijamin karena fokus," ucapnya.

Selain sajikan menu yang sesuai selera lokal, kenyamanan pengunjung juga dimanjakan dengan konsep dekorasi restoran yang sengaja dibuat mirip dengan yang di Jepang.

"Kita buat semirip mungkin dengan di jepang, ini untuk  kenyamanan pengunjung untuk duduk," kata pria yang juga sempat mengenyam pendidikan di Malaysia ini.

Lanjutnya, Memilih berwirausaha karena suka dengan kuliner dan dunia service (pelayanan)  ia hobi melayani orang. Dan memilih menu Jepang ia beralasan karena gampang memix dengan menu lain.

"Menu disini tidak mahal, perorangnya hanya Rp65-Rp70 ribu saja sudah bisa menikmati makanan Jepang," paparnya.

Sementara itu adapun variasi menu yang ada di Hakata Genko ini diantaranya ajitama sioramen, genko sioramen, Genko miso ramen, ajitama gekikara, yaki ramen, chiken chashu, salmon teriyaki, tori gyoza, tori karage, dan okosamaset. (UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved