540 Pelaku Ekonomi Kreatif Sumut Bergabung di Aplikasi Bisma

540 Pelaku Ekonomi Kreatif Sumut Bergabung di Aplikasi Bisma
Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Ricky Joseph Pesik (kanan) dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, Alwin, Msi memukul stand drum serentak tanda dibukanya sosialiaasi aplikasi Bisma, Bisma Goes to Get Member (Better) di Hotel Grand Mercure, Kamis (7/9) pagi.(UKM05)

Diposkan: 06 Sep 2018 Dibaca: 1044 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Sebanyak 540 pelaku ekonomi kreatif di Sumatera Utara kini sudah terdaftar dalam Bekraf Information System and Mobile Application (Bisma) yang diluncurkan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Dari jumlah tersebut, 323 diantaranya berasal dari Kota Medan.

Direktur Riset dan Pengembangan Bekraf, Wawan Rusiawan, menuturkan hingga saat ini, tercatat sebanyak 19.000 pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia yang sudah terdaftar di Bisma.

"Memang baru sekitar 540 yang terdaftar di Bisma, di Kota Medan itu baru 323. Tapi saya juga surprise ada di luar kota Medan," ujarnya di sela-sela sosialisasi Bisma, Bisma Goes to Get Member (Bigger) si Hotel Grand Mercure, Medan, Kamis (6/9/2018) yang dihadiri ratusan peserta.

Menurut Wawan, pelaku ekonomi kreatif yang bergabung tersebut didominasi pelaku di sektor kuliner, fashion dan biro perjalanan. "Ada juga outlet kaitannya menawarkan paket perjalanan dari Pulau Samosir pula," kata dia lagi.

Saat ini sebut Wawan, Bisma masih yang tergolong baru di Sumut, dan dikenal masyarakat lewat media sosial. Kedepannya, dia berharap akan lebih banyak lagi pelaku ekonomi kreatif yang bergabung di Bisma.

"Karena viral mungkin membuat Bisma dikenal. Lalu mereka mendaftarkan online karena kan bisa melalui handphone. Bisma ini masih baru untuk di Medan dan Sumut. Mudah-mudahan berkembang terus karena banyak data yang bisa kita butuhkan untuk pengembangannya," ucap dia.

Namun yang terpenting saat ini kata dia, bagaimana Bekraf bisa merawat ke 19.000 lebih pelaku ekonomi kreatif tersebut agar bisa terus berkembang. Wawan juga mengatakan bahwa mengembangkan geliat ekonomi kreatif di Indonesia perlu ada komunikasi dua arah. Sehingga Bekraf dapat menyusun kebijakan lebih efektif dan efisien untuk pengembangan bisnis kreatif.

"Database usaha kreatif masih sangat minim, sehingga banyak pelaku ekonomi kreatif kesulitan mengembangkannya. BISMA ini salah satu upaya memecahkan masalah itu," ujarnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Ricky Joseph Pesik, Direktur Fasilitasi HKI Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf), Robinson Sinaga, Chef Juna dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, Alwin, Msi.

"Terima kasih menjadikan Sumut sebagai salah satu daerah sosialisasi aplikasi. Bisma diharapkan dapat membuat membentuk network membuat jejaring bagi produk ekonomi kreatif di Sumut," ujarnya.

Untuk diketahui, Bisma adalah aplikasi informasi kreatif yang dikembangkan Bekraf untuk memajukan Usaha Kreatif di Indonesia.(UKM05)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved