47 Santri Huffazh Center Indonesia Diwisuda

47 Santri Huffazh Center Indonesia Diwisuda

Diposkan: 02 Oct 2019 Dibaca: 118 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Sebanyak 47 santri angkatan ke 4, Huffadz Center Indonesia (HCI) diwisuda, Selasa (1/10/2019). Tercatat total penghafal Alquran yang telah dicetak mencapai 143 orang.

Selain itu, ternyata banyak anak muda yang juga tertarik untuk menjadi penghafal Alquran. Namun, tidak ada yang menjembataninya, terutama dari perkampungan.

Hal ini diungkapkan Founder HCI, Ivan Iskandar Batubara, dalam sambutannya pada wisuda 47 santri angkatan ke 4 yang digelar di Tiara Convention Center. Sejak berdiri sekira 23 bulan, sebut Ivan,  HCI sudah ada 143 hafidz Alquran yang lulus. Artinya rata-rata dalam satu bulan bisa mencetak 6 penghafal Alquran.

"Banyak minat anak muda yang ingin mengikuti program hafidz. Ribuan, tapi kita menjaga mutu dan hal yang diluar batas kemampuan,"ujarnya.

Sebelumnya, Direktur HCI, Sakira Zandi menyebutkan pada angkatan pertama pendaftarnya mencapai 500 orang, angkatan kedua 700 orang, angkatan ketiga 800 dan angkatan keempat mencapai 1000 orang.

Dengan melakukan jemput bola, sebutnya terutama diperkampungan banyak anak-anak yang memiliki potensi dan bakat namun tidak ada yang memfasilitasi dan menjembatani mereka. Hal ini terbukti setelah didik selama 6 bulan, ternyata mereka juga bisa menghafal Alquran dan mengikuti even - even nasional.

Memang sebut, penghafal Alquran 30 juz dalam waktu 6 bulan, tidak sedikit yang meragukannya. Namun keraguan tersebut akhirnya terjawab, karena bisa menyelesaikan menghafal Alquran dalam kurun waktu rata-rata 4 hingga 5 bulan.

Dia berharap kedepan, HCI ini tidak hanya ada di Jalan Sei Petani, namun bisa muncul di daerah lain. Selain itu, juga diharapkan setiap rumah harus ada penghafal Alquran.

Panitia wisuda, M Hasbi Maulana Batubara,  dalam laporannya menyebutkan dari 47 santri yang diwisuda ini, 16 diantaranya santriwati,  dan 31 lainnya santriwan.

Para santri yang diwisuda  ini sebutnya mampu menyelesaikan menghafal Alquran 30 juz rata-rata 4 hingga 5 bulan. Bahkan ada yang hafal dalam kurun waktu 3 bulan 19 hari, lebih cepat dari program HCI ini menyelesaikan menghafal Alquran selama 6 bulan.

Untuk angkatan keempat ini sebutnya, pendaftar mencapai 1000 orang. Kemudian setelah melalui tahapan seleksi, 48 orang mengikuti program menghafal Alquran 30 Juz. Namun pada bulan pertama, 3 peserta dipulangkan  kemudian digantikan peserta cadangan. Selanjutnya bulan kedua pulangkan 1 santri lagi, karena tidak mampu mengikuti program.

Selama mondok, para santri tidak hanya menghafal Alquran saja namun juga belajar ilmu sosial, dan fardu kifayah. "Jadi ada pendidikan nasionalis dan agamais,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Mantan Menteri Agama Al Hadiah Prof Dr KH Said Agil Husin Al Munawar yang juga Dewan Hakim MTQ Internasional, Ketua MUI Kota Medan, Prof Dr H M Hatta, Ketua FKUB Sumut, Prof Dr H Maratua Simajuntak, Pembina HCI, Dr H Maslim Batubara, Pembina HCI, Hj Revita Lubis, Kordinator HCI Al Ustad, H.Yahya Ishak Lc MA serta para kepala sekolah dan undangan lainnya.(rel/UKM01)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2019. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved