30 Warga Tanjungbalai Ikuti Pelatihan Tenun Songket dan Kerajinan Kulit Kerang
Diposkan: 04 Sep 2018 Dibaca: 1078 kali
UKMKOTAMEDAN, PEMERINTAH Kota Tanjungbalai melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menggelar pelatihan pembuatan tenun songket dan kulit kerang di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (4/9/2018) hingga empat hari kedepan.
Pelatihan tenun songket diikuti 10 orang, sedangkan pelatihan kulit kerang diikuti 20 orang peserta.
Asisten Ekbangsos, Abdul Hayyi mengatakan Industri Kecil Menengah (IKM) saat ini memiliki peran yang sangat strategis dalam perekonomian Kota Tanjungbalai.
Hal ini sejalan Visi Pemko Tanjungbalai mewujudkan Kota Tanjungbalai "BERSIH" Berprestasi, Religius, Sejahtera, Indah dan Harmonis.
"Dalam meningkatkan hal tersebut, Pemko Tanjungbalai saat ini berkomitmen mengembangkan industri kecil dan menengah guna mewujudkan IKM yang berdaya saing terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," ujar Asisten Ekbangsos.
Dalam menghadapi hal tersebut, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagper) mengambil langkah strategis melalui beberapa program yakni penumbuhan wirausaha baru, pembinaan IKM melalui pengembangan produk IKM dan peningkatan kemampuan sentra, pemberian bantuan mesin dan peralatan produksi.
Selain itu, perluasan akses pasar melalui promosi dan pameran serta fasilitasi pendaftaran hak kekayaan intelektual produk-produk kota tanjungbalai serta pembinaan industri rumah tangga dan industri kreatif berbasis sumber daya lokal.
"Sebelumnya kita telah mengembangkan batik, saat ini kita kembali mengembangkan IKM melalui Pelatihan Tenun Songket dimana sebelumnya Gagasan ini telah dimulai sejak Wali Kota Sutrisno Hadi dan kembali diusulkan oleh Dekranasda Tanjungbalai. (*/UKM02)