2019, Ekspor Produk Kerajinan Ditarget Naik 9 Persen

2019, Ekspor Produk Kerajinan Ditarget Naik 9 Persen

Diposkan: 25 Apr 2019 Dibaca: 1117 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA- Kementerian Perindustrian menargetkan, ekspor produk kerajinan Indonesia tahun 2019 mengalami meningkat hingga 9% dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana pengapalan produk  handycraft nasional ini mencapai USD 1,2 miliar.

Salah satu kebijakan strategis yang bisa dilakukan untuk menggenjot ekspor ini dengan menjalankan penguatan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

“Selain memfasilitasi pembiayaan bagi pelaku IKM yang ingin melakukan ekspor, lembaga tersebut diyakini mampu berperan untuk pengembangan IKM. Artinya, pembiayaan dalam jangka panjang,” ujarnya Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada pembukaan Pameran Inacraft 2019 di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Industri kerajinan sebutnya merupakan salah satu sektor industri kreatif yang mampu memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Industri kerajinan yang didominasi oleh pelaku industri kecil dan menengah (IKM) ini dinilai terus berkembang, sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan yang cukup banyak dan memberikan pemberdayaan yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

“Beberapa catatan untuk peningkatan ekspor produk kerajinan, dari hasil diskusi dengan pelaku IKM, antara lain membutuhkan pendampingan mengenai desain dan akses pendanaan,” katanya.

Indonesia sebutnya, memiliki keunggulan dalam pengembangan industri kerajinan karena keragaman budaya yang menjadi ciri khas di masing-masing daerah. Selain itu, keterampilan dan keuletan para perajin Indonesia juga membuat produk kriya nasional semakin kreatif dan inovatif, terlebih lagi ditopang melalui pemanfaatan teknologi terkini.

“Potensi lainnya adalah ketersediaanbahan baku yang berlimpah, menjadi keunikan tersendiri bagi produk kerajinan Indonesia,” ungkapnya.

Bahan baku tersebut, antara lain kayu, rotan, bambu, keramik, serat alam, logam, perhiasan, lembaran kain, danbatu-batuan.

“Saat ini juga sudah ada bahan baku dari hasil pengembangan teknologi modern,” imbuhnya.

Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih menyampaikan, dalam upaya pengembangan desain produk IKM nasional agar lebih berdaya saing di kancah global, pihaknya akan menggandeng sejumlah pihak untuk mendatangkan para ahli desainer, termasuk dari perusahaan internasional.

“Program yang akan dijalankan, misalnya melalui bimbingan teknis. Tahun lalu, kami sudah kerja sama dengan Jerman,” ujarnya.(*/kemenperin)


 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved