Masliana Bangun Kreasikan Tandok agar Lebih Diminati

Masliana Bangun Kreasikan Tandok agar Lebih Diminati
Masliana Boru Bangun

Diposkan: 03 Jul 2019 Dibaca: 12 kali


 


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Tandok adalah alat hantaran atau wadah yang terbuat dari anyaman  pandan. Bagi orang Batak, tandok sangatlah penting dan digunakan saat upacara adat dan seremonial lainnya. Pada umumnya wadah ini untuk tempat beras/ padi yang dihantar/dijungjung sebagai persembahan.

Pada umumnya kaum ibulah yang mengusung tandok di semua acara adat dan seremonial lainnya. Selain tempat beras/padi, juga digunakan untuk tempat nasi biasanya suku Karo disebut Sumpit. Ukurannya sangat bervariasi dari sekitar 30 cm, 1 meter sampai 3 meter, yang disebut juga tandok raksasa.

Di tangan Masliana Boru Bangun (54) warga jalan DI. Panjaitan Medan Baru pemilik usaha Ina Colection berinovasi membuat tandok berbahan kain etnik khas Sumatera seperti ulos Karo, ulos Batak dan kain etnik lainnya. Dikatakanya tandok buatannya batu diproduksinya sejak 2 bulan lalu.

"Awalnya ada yang pesan untuk digunakan pada acara pesta, pesanannya banyak, lalu saya inisiatif memposting di media sosial (medsos) ternyata banyak yang pesan, kemudian saya lanjutkan," ungkapnya, Selasa (2/7/2019).

Dikatakanya, biasanya tandok itukan terbuat dari Tandoknyangbia buat bukan tandok biasa. Ia berani berinovasi dengan menggunakan kain kain tradisional yang memiliki motif menarik.

"Dulukan kalau tandok itu terbuat dari jalinan pandan. Tetapi yang saya buat ini dari kain etnik yang disesuaikan dengan warna pakaian si pemesan," jelasnya.

Dikatakanya untuk satu buah tandok ditentukan oleh ukuran besar kecilnya.   

"Harga tandoknya Rp80 ribu sampai Rp150 ribu. Untuk Ukuran tandok ini saya produksi mulai  ukuran untuk beras 3 kg sampai 10 kg. Tetapi yang banyak pesan untuk beras 3 kg," paparnya.

Masliana ibu dari 1 anak ini mengaku tandok-tandok nan cantik itu dipasarkannya di salah satu pusat perbelanjaan di Medan dan melalui media online.

Untuk Bahan yang digunakan tergantung pesanan seperti dikatakanya jika yang memesan  orang Jakarta mereka suka tandok yang dibuat dari bahan ulos asli sedangkan orang Medan suka ulos printing.

Nah, bahan ulos asli diakuinya ia langsung memperoleh langsung dari para pengrajin yang sudah menjadi langganannya.

"Sudah ada langganan saya , jadi kalau saya pesan misalnya ulos Karo asli seharga Rp1 juta langsung diantar ke saya," tegasnya.

Tetapi sejauh ini yang banyak peminatnya adalah tandok berbahan ulos Karo asli. Ia berharap usahanya semakin besar dan dikenal oleh orang banyak.

Sementara itu ia juga  berharap UKM di kota Medan kompak dan terhadap pemerintah agar turun langsung melihat pelaku UKM sehingga tidak asal berikan bantuan atau agar tepat sasaran.(UKM06)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2019. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved