Kisah Dyah Ayu Ardiyanti Membuka Kolam Renang Khusus Muslimah

Kisah Dyah Ayu Ardiyanti Membuka Kolam Renang Khusus Muslimah

Diposkan: 12 Oct 2019 Dibaca: 171 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Kesulitan mencari tempat berenang khusus kaum wanita, membuat Dyah Ayu Ardiyanti (39 tahun) buka Alifa Kolam Renang Muslimah di Club House Komplek Taman Kuswari Indah Tahap 2, Jalan Kiwi-Medan Sunggal.

Dikatakannya, Kolam Muslimah berdiri tahun 2017, inspirasinya karena dulunya ia suka berenang dan ingin ada tempat representatif untuk berenang. Sehingga ia terpikir untuk membuka kolam renang sendiri dan ia saat itu meyakini bahwa kaum wanita muslim banyak yang suka berenang namun tidak ada tempat yang mendukung akhirnya mengurungkan niat untuk berenang.

"Dengan kita buka ini mudah-mudahan bisa mengakomodir keinginan wanita muslimah yang suka berenang," jelasnya.

Dikatakanya, saat ini masih memiliki satu tempat saja, ia memilih lokasi di perumahan itu dikarenakan hanya kolam tersebut yang cocok dijadikan kolam muslimah.

"Sebelumnya saya sudah melakukan survey dibeberapa kolam di Medan namun hanya ini yang cocok, disini tempatnya tertutup meskipun sifatnya indor" ungkapnya.

Fasilitas kolam renang ukuran 14x16 dengan kedalaman 60 cm, 80 cm, 100 cm dan 160 cm. Untuk kolam muslimah hanya buka Jumat dan Sabtu. Hari lainnya diperuntukkan bagi umum.

"Pengunjung kolam muslimah ini fluktuatif, bisa 60 sampai 65 orang," katanya.

Seberapa prospek usaha kolam renang ini dikatakannya cukup bagus karena sejauh mana ada kaum muslimah, kolam renang khusus Muslimah akan tetap dicari. Apalagi dinilainya saat ini kesadaran wanita muslimah sudah tinggi untuk menutup aurat, tidak  bercampur baur dengan pria.

"Tiket masuk Rp20 ribu member, Rp30 ribu untuk yang tidak member," katanya.

Diceritakannya, awal ia merintis usaha ini ketika pemilik awal berhenti dan menutup kolam, jadi ia meneruskannya meski diakuinya saat itu ia tidak memiliki keahlian dalam mengelola kolam renang secara teknis.

"Saya lalu mencari orang yang mengerti mengelola kolam renang," katanya lagi.

Disebutkannya, usaha kolam renang itu usaha yang mahal, sehingga tidak banyak yang melirik menjadikannya sebuah usaha.

"Mahalnya itu obat-obatannya dan listrik, sebab mesin pompanya itu harus diputar terus dan itu menggunakan listrik," ujar ibu dari 4 anak ini.

Kedepan ia mengimpikan agar muslimah itu sadar akan kesehatannya. Dan ia berencana ada senam dan beladiri muslimah, ditargetkan akhir tahun ini atau awal tahun depan akan terwujud.

Sementara itu, ia bertahan diusaha ini ditegasnya adalah oriantasi akhirat dimana dengan mengadakan fasilitas buat muslimah ia yakin usahanya akan mendapat nilai yang baik oleh sang pencipta. (UKM06)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2020. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved