Dinilai Siap Bersaing, 69 Perusahaan dan Institusi Terima SNI Award

Dinilai Siap Bersaing, 69 Perusahaan dan Institusi Terima SNI Award

Diposkan: 21 Nov 2019 Dibaca: 106 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, JAKARTA -  Sebanyak 69 perusahaan, organisasi, maupun institusi menerima SNI Award 2019. Penghargaan bergengsi ini diberikan Pemerintah Republik Indonesia melalui Badan Standardisasi Nasional (BSN), setelah menjalankan sistem manajemen operasional sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan dinilai siap bersaing di dalam negeri dan luar negeri.

Para penerima SNI Award 2019 tersebut masing-masing, 61 perusahaan, 4 perguruan tinggi, 1 perpustakaan perguruan tinggi, 1 balai besar inseminasi, 1 balai embrio, dan 1 madrasah aliyah.

“Standardisasi bagaimanapun harus diakui sebagai salah satu cara untuk meningkatkan daya saing produk dan jasa Indonesia tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di pasar ekspor . Tentunya bagi perusahaan yang menjadi pemenang SNI Award dalam berbagai kategori mudah-mudahan menjadi langkah awal dalam rangka membuat produk mereka lebih kompetitif dan lebih diterima di pasar lokal dan global,” ungkap Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro saat Penganugerahan SNI Award 2019 di Balai Kartini, dilansir dari laman resmi kemenristekdikti, Kamis (21/11/2019).

Penerapan standardisasi oleh perusahaan di suatu negara ternyata dapat meningkatkan ekonomi negara tersebut dan juga meningkatkan pemasukan di perusahaan tersebut. Salah satunya contoh perusahaan yang mendapat peningkatan pemasukan dengan menerapkan SNI adalah PT Wijaya Karya Beton.

“Beberapa studi menunjukkan standardisasi telah memberikan kontribusi bagi peningkatan ekonomi suatu negara secara makro maupun mikro. Standardisasi memberikan keuntungan ekonomi sampai satu persen dari Produk Domestik Bruto. Di Jerman dan Kanada, standar tersebut telah menyumbang tujuh belas persen pertumbuhan produktivitas dan sembilan persen pertumbuhan ekonomi. Pada skala mikro, studi manfaat penerapan standar di perusahaan, seperti contohnya di PT Wijaya Karya Beton telah memberikan keuntungan tujuh belas miliar Rupiah,” ungkap Menteri Bambang Brodjonegoro.

Dalam Penganugerahan SNI Award ini, turut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mengungkapkan SNI dapat menjadi alat ukur suatu produk sudah berkualitas atau tidak. Produk yang tidak sesuai standar pada akhirnya akan kalah saing dengan produk yang sudah sesuai standardisasi.

“Produk-produk yang tidak berkualitas tidak bisa bersaing dengan produk yang berkualitas. Oleh karena itu standard menjadi elemen penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing produksi nasional dan memperluas akses pasar di global. Standard diterapkan agar bermanfaat untuk peningkatan mutu, efisiensi produksi, dan memperlancar transaksi perdagangan serta mewujudkan persaingan yang sehat dan transparan,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.(*)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2020. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved