Bang Malik Jatuh Bangun Merintis Bisnis Es Jagung, Kini Laris Manis

Bang Malik Jatuh Bangun Merintis Bisnis Es Jagung, Kini Laris Manis

Diposkan: 23 May 2018 Dibaca: 262 kali


UKMKOTAMEDAN.COM-Ismalik Syahputra, pria berdarah Jawa, Melayu dan Mandailing ini punya kisah menarik di balik suksesnya laris berdagang es Jagung Kalimantan. Bang Malik, sapaan akrabnya menuturkan menyesal karena tidak lebih awal memutuskan berhenti bekerja dan memulai usaha berdagang es jagung. Malik sempat bekerja di perusahaan furniture bagian ekspor, di kawasan industri Medan.

"Menyesal, tidak lebih awal terjun di dunia usaha. Hampir 12 tahun saya habiskan waktu saya di perusahaan tersebut," jelas Malik yang memutuskan berhenti dan berwirausaha lantaran terdorong keinginan kuat untuk punya usaha sendiri. Berhenti dari perusahaan ternyata tidak langsung membuat Malik sukses menjalankan usahanya. Berawal dari bergelut di usaha pengolahan buah kemiri, tapi ternyata tidak bertahan lama, hingga akhirnya ia alami kerugian besar. "Semua modal yang dipunya sudah dialihkan pada usaha itu, tapi ternyata tidak bisa berjalan,” tuturnya, selain usaha kemiri, ada usaha lain yang pernah ia coba mulai ternak jangkrik dan menjual susu suplemen.

Setelah beberapa kegagalan itu dengan modal yang minim ia mulai berjualan es jagung. "Kesempatan berjualan es jagung datang dari teman saya, yang semula ingin ikut terjun diusahakan  kemiri. Tak sempat ikut bergelut,  karena usaha tersebut gagal, saya pun ikut berjualan es jagung," jelasnya. Lapak es jagung pertamanya berada di Jalan Sailendra, depan kampus ISTP masih tetap hingga sekarang.

Hari pertama Bang Malik berjualan ia sempat minder, karena orang tua dan keluarga besarnya sempat menentang. Banyak prasangka yang muncul mulai dari perasaan yang dulunya dikenal pekerja perusahaan asing dan pengusaha kemiri, tiba tiba menjadi pedagang es. Meski begitu sang istri justru memberi support lebih. Perasaan minder itu cuma berlangsung 2-3 hari. Sudah sekitar 6 tahun hingga sekarang Es Jagung Kalimantan Bang Malik kian dikenal orang.

“Saya memakai nama es jagung Kalimantan, sebagai ungkapan terima kasih saya pada teman yang mengajarkan yang memang berasal dari Kalimantan. Padahal di kota aslinya tidak ada nama es jagung ini,” tuturnya. Dan sebagai pembeda ia sematkan pula nama Bang Malik untuk membuat ciri khas es jagungnya mudah dikenali. Sebab tidak sedikit outlet outlet es jagung memakai nama kalimantan. (wina/UKM03)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2021. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved