Dengan Roti Cinai Al Kautsar, Zaid Ingin Membangun Ekonomi Umat
Diposkan: 24 Nov 2017 Dibaca: 696 kali
UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN
Ingin berkontribusi membangun ekonomi umat, menjadi salah motivasi Zaid Nadawi yang masih duduk di bangku kelas XII Siswa Madrasah Aliyah Pertengahan Negeri (MAPN) 4 Medan mendorong dirinya untuk ambil bagian dalam kewirausahaan.
Dia mengaku miris, melihat banyaknya anak bangsa yang tidak bisa menjadi tuan di negerinya sendiri. Hal ini yang semakin mendorongnya memiliki usaha, meski tidak memiliki skill dalam usaha roti cinai, bisnis bidang kuliner yang digelutinya.
Namun berkat dukungan orangtuanya, usaha dengan branding Al Kautsar yang dikemas menarik pun dirintisnya sejak satu tahun terakhir. Ditemui disela-sela pelatihan Kewirausahaan Sosial, Selasa (14/11/2017), Zaid menuturkan, munculnya ide roti canai ini datang dari sang ayah.
Sebab sang ayah, memiliki keahlian dalam membuat roti. Namun beberapa tahun terakhir sempat vakum. Semangat yang gayung bersambut, tantangan orangtuanya untuk menurunkan jiwa wirausaha pada anaknya disambut Zaid.
Terlebih sambung Zaid, dia menyaksikan banyak anak-anak negeri yang memiliki potensi namun diperlakukan tidak adil saat bekerja dengan majikan yang non pribumi.
“Untuk usaha ini, semua resepnya dari ayah saya, kemudian diberikan modal,”ujar Zaid yang mengaku sangat hobi dengan berbagi. Bahkan dalam mengelola usaha ini, Zaid mengaku tidak sekedar mencari profit semata, namun juga berusaha untuk mencari keberkahan dengan berbagi. “Dengan berbisnis, banyak keberkahan dan kebagiaannya yang bisa dibagi. Misinya kita membentuk lapangan kerja dan bersedekah,”ujar Zaid seraya menjelaskan roti cinai buatannya tersebut, cukup praktis penyajiannya.
Dalam membangun usaha ini, Zaid mengaku tidak sedikit tantangan yang dihadapinya. Bahkan berkali-kali ditolak saat memperkenalkan dan memasarkan roti cinai produksi rumahan ini. “Setahun membangun usaha, pernah beberapa kali ditolak toko ritel ketika ini menitipkan barangya,”ujarnya, namun hal ini justru membuat mentalnya semakin bersyukur.
Meski hanya bermodalkan nekad, namun pria yang mengaku selalu terbuka untuk belajar dari semua kalangan ini, mengaku optimis dengan bisnis yang dijalaninya ini. “Target kita membangun ekonomi umat, dengan cara bersedekah,”ujarnya.
Bahkan pria yang sempat miliki grup band ini, saat ini sudah melakukan ‘sedekah baper’ dengan nilai 5% dari profit setiap bulannya. Dia pun berharap roti cane buatan rumahan ini bisa menjangkau pasar yang lebih luas kedepannya. (ukm01)