Dari Sekadar Jual Gorengan hingga Punya Usaha Kelontong

Dari Sekadar Jual Gorengan hingga Punya Usaha Kelontong
Masnah di tempat usahanya di Jalan Bajak 3.

Diposkan: 14 Aug 2018 Dibaca: 597 kali


 


UKMKOTAMEDAN.COM, DUKUNGAN modal acap kali menjadi hal penting dalam sebuah usaha. Banyak yang tumbang ataupun makin berkembang akibat modal tersebut. Begitu juga yang dialami oleh Masnah (55) yang memiliki usaha gorengan.

Pun demikian, modal bukanlah satu-satunya faktor berhasilnya usaha, melainkan kerja keras dan pantang menyerah.

Inilah yang dilakoni seorang perempuan paruh baya ini yang saat ditemui wartawan UKMKOTAMEDAN.COM sedang menyusun satu per satu meja dan bangku di warung gorengnya.

Sudah menjadi sebuah rutinitas, setiap hari menjelang siang, ibu tiga anak ini akan memulai aktivitas berjualannya. Bagian depan rumah semi permanen miliknya di Jalan Bajak 3 Medan, dimodifikasi menjadi warung sederhana yang dilengkapi dua meja kayu dan tiga bangku kayu panjang.

Masnah menggoreng sejak pukul 13:30 WIB hingga pukul 18:00 WIB. Gorengan yang dijual mulai dari goreng pisang, bakwan, tahu isi, goreng ubi kayu hingga risol. Tak hanya punya usaha gorengan, ia juga membuka kedai kelontong yang tidak jauh dari warung gorengnya.

Di kedai kelontongnya, ia menjual anek kebutuhan rumah tangga seperti beras, gula, minyak goreng, mi instan, minuman ringan dan jajanan anak-anak.

"Dulu waktu belum ada meja dan bangku, pembeli hanya membeli dan kemudian pergi. Tapi setelah ada meja dan bangku, pembeli bisa lebih santai. Duduk-duduk sambil makan goreng. Apalagi sekarang sudah ada kedai kelontong, minuman ringannya tinggal ambil dari kedai," kata Masnah, Selasa (14/8/2018).

Masnah bercerita, kemajuan usaha yang dinikmatinya saat ini semata-mata bukan karena dirinya sendiri. Melainkan ada dorongan semangat dari keluarganya serta "suntikan" dana segar sebagai modalnya.

"Saya sudah usaha gorengan sejak 2004. Waktu itu hanya ada wadah penggorengan dan steling tempat gorengan. Kemudian, meminjam dana dari salah satu bank, sehingga dapat berkembang seperti ini. Selain itu, yang utama adalah semangat dari keluarga," ujarnya.

Pinjaman tersebut digunakannya untuk membeli dua meja kayu, tiga bangku panjang dan tambahan modal berjualan. Usaha Masnah berjalan semakin maju. Pembeli semakin banyak dan dirinya bisa mengembalikan cicilandengan rutin.

Sukses dengan pinjaman pertama, Masnah pun terus meminjam agar usaha gorengannya semakin tumbuh. Lima tahun kemmudian setelah pinjaman pertama, ia pun meminjam dana untuk mengembangkan usahanya.

Pinjaman kedua ini, dijadikannya untuk membuka kedai kelontong. "Alhamdulilah, usaha saya masih berjalan lancar. Mulanya hanya usaha gorengan, tapi sekarang sudah bertambah dengan kedai kelontong," kata Masnah. (UKM04)

 


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved