10 Ribu Jaringan Gas Disiapkan Pemerintah untuk Medan dan Deliserdang
Diposkan: 25 Jul 2018 Dibaca: 449 kali
UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Pemerintah kini sedang membangun jaringan gas (Jargas) instalasi dan pipa distribusi sepanjang 40 km lebih di daerah Medan sekitarnya dan Deliserdang untuk melayani 10.000 pelanggan baru yang selama ini memakai gas elpiji subsidi (tabung melon).
Adapun jaringan gas yang sudah ada dibangun Perusahaan Gas Negara (PGN) selama ini sepanjang 700 km terpencar di beberapa lokasi seperti Medan Utara (Belawan sekitarnya), Medan Selatan (Namorambe sekitarnya), Medan Timur (Tanjungmorawa sekitarnya) dan Medan Barat (Binjai sekitarnya).
“Desember 2018 selesai pemasangan distribusi dan instalasi. Jaringan gas itu mulai operasional menyalurkan gas diharapkan Januari 2019," kata Saeful Hadi, Sales area Head Medan PT PGN Tbk didampingi Humas Yusnani kepada wartawan di kantornya Rabu (25/7/2018).
Saeful menyebut Jargas ini merupakan program subsidi pemerintah dimana instalasi dibangun pemerintah dan gasnya berupa gas alam dari PGN. Masyarakat yang mendapat aliran gas dari Jargas ini nanti tidak lagi menggunakan tabung kecil 3 kg (tabung melon).
Masyarakat yang mendapat pelayanan dari Jargas tersebut adalah yang rumahnya dilalui jaringan gas tersebut. Jargas yang siap itu untuk melayani pelanggan baru 5.000 di Medan sekitarnya dan 5.000 pelanggan lagi di Deliserdang, sehingga total ada 10.000 pelanggan baru.
Menurut Saeful, sambungannya ke pelanggan gratis, bahkan kompor gas juga disediakan pemerintah. Masyarakat tinggal menggunakannya saja. Hanya pemakaian gas saja yang dibayar, itu pun besarnya tergantung pemakaian. "Jargas memang ditujukan untuk mengurangi subsidi gas dari tabung melon," katanya.
Jadi ditargetkan masyarakat penerima Jargas tidak lagi memakai tabung gas melon. "Lambat laun pemakaian tabung melon subsidi pemerintah dikurangi. Jargas ini program nasional," tegas Saeful.
Selama ini isi tabung gas elpiji 3 kg subsidi pemerintah harganya berkisar Rp17.000-Rp18.000. Sedangkan harga gas PGN Rp2.945 per meter kubik, nanti harganya ada penyesuaian. Jika dihitung, 1 kg gas elpiji setara dengan sekira 1,1 meter kubik gas alam dari Jargas.
Saat ini, kata Saeful, ada 19.400 pelanggan rumah tangga (RT), kalau nanti tambah 10.000 maka jumlahnya jadi 29.000. Pelanggan industri 46 dan komersil sekira 700 seperti rumah makan, rumah sakit hotel dan sebagainya.
Menurut Saeful, stok gas banyak dan sangat aman untuk mensuplai pelanggan RT, komersil dan industri. Kebutuhan 13,5 MMBTUD per hari dengan tarif RT sebesar Rp2.945 per meter kubik dan tarif komersil Rp5.000 per meter kubik. Sedangkan tarif industri 9,95 dolar AS per MMBTU. (UKM03)