Repot Jadi Karyawan, Ana Pilih Buka Warung Bakso

Repot Jadi Karyawan, Ana Pilih Buka Warung Bakso
Ana (Baju putih) berfoto bersama karyawannya.

Diposkan: 30 Jun 2018 Dibaca: 703 kali



UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Berawal dari sulitnya manajemen waktu dalam mengurus dua buah hatinya dan sebagai karyawan di salah satu Radio di Kota Medan, Mariana akhirnya memutuskan untuk berani memilih.

Ya, dia nekad membuka usaha kuliner dan berhenti jadi karyawan. Dia pun jadi pemilik warung bakso yang dirintisnya.

Perempuan yang akrab disapa Ana ini memulai usahanya sejak 15 Maret 2015, Ia mengatakan bakso salah satu makanan yang diminati orang banyak terutama dalam dunia kuliner. Akhirnya dia membuka warung bakso dengan brand Waroeng Bakso Bunda yang berada di Jalan STM Ujung.

“Usaha bakso jadi pilihan saya karena didukung bekal pengalaman berdagang sebab orang tua juga berjualan kuliner bakso sehingga saya nekad buka usaha ini. Nah,  bakso yang saya tawarkan  kepada masyarakat berbeda dari nama dan ukurannya. Yakni Bakso Geranat dengan ukuran sedang, besar dan super besar,” ujar ibu dua anak istri dari Raja Imam Saragih pada UKMKOTAMEDAN, Sabtu (30/6/2018).

Lanjut Ana, ia menyadari membuka usaha bakso pasti memiliki banyak saingan sebab warung bakso cukup menjamur di Kota Medan. Namun, Ana yakin akan usaha yang ia jalankan karena mengandalkan rasa dan kualitas serta harga yang terjangkau. Ana menggunakan daging ayam utuh pada bagian dada yang diolah jd adonan bakso tanpa pengawet dan boraks. Nah, di dalam bakso tersebut ia isi dengan urat sapi sehingga ada khas rasa daging.

“Insha Allah, dalam berdagang bakso ini kami utamakan rasa, kualitas dan harga yang terjangkau. Saya juga tetap optimis dan semangat dan didukung oleh langganan  tetap yang sudah ada,” beber perempuan kelahiran 11 Desember 1990 yang mengatakan keluarganya juga suka makan bakso di warung miliknya.

Anak bontot dari empat bersaudara ini menuturkan, modal awal membuka Waroeng Bakso Bunda berkisar Rp 20 juta sudah termasuk akan sewa kios. “Alhamdulilah sudah berjalan 3 tahun Waroeng Bakso Bunda sudah memiliki cabang di Jalan Menteng VII dengan total karyawan 8 orang.  Begitupun terdapat kendala yang dialami selama berdagang ini terutama bila ada  sembako yang naik di saat-saat momen perayaan hari besar, sehingga bahan utama sudah pasti mahal semua. Jadi kalau harga ayam atau daging mahal tapi harga jual ke konsumen gak bisa dinaikin takut pelanggan berkurang kan,” bebernya.

Begitupun, dari usaha ini Ana mengaku memperoleh omset perhari yang bisa mencapai Rp1,5 juta sampai Rp2 juta untuk hari biasa. Sedangkan pada hari weekend bisa mencapai Rp3 juta. Untuk harga bakso mulai dari yang kecil  yakni Rp10 ribu, bakso sedang Rp12 ribu, bakso besar Rp20 ribu dan bakso super besar Rp40 ribu.

“Alhamdulillah brand bakso saya sudah banyak yang tahu dan sudah memiliki pasarnya. Semoga selalu dihati pelanggan dan bisa buka cabang lagi,” tutupnya. (UKM03)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved