Lebaran H+3, Harga Kebutuhan Pokok Bergerak Liar

Lebaran H+3, Harga Kebutuhan Pokok Bergerak Liar

Diposkan: 18 Jun 2018 Dibaca: 552 kali


 


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN- Memasuki bulan syawal hari ke 4 atau biasa disebut dengan lebaran ke 4, sejumlah harga kebutuhan bergerak “liar”. Ini berdasarkan pantaun di pasar-pasar tradisional Medan.

"Kita menemukan ada sejumlah harga bahan pokok yang tidak masuk akal. Katakanlah cabai merah, harganya sangat bervariasi, yang paling murah dijual di harga Rp12.000 per Kg. Dan yang paling mahal dijual dikisaran harga Rp25.000 per Kg," ujar Pengamat Ekonomi Sunatera Utara (Sumut) Gunawan Benjamin, Senin (18/6/2018).

Menurutnya, perbedaan harga tersebut terjadi dikarenakan  ada perbedaan antara harga cabai merah kualitas jelek dengan harga cabai segar yang kualitasnya bagus. Namun, masyarakat sulit mendapatkan cabai merah kualitas yang bagus. Cabai merah kualitas buruk dikarenakan pasokan lama, ditambah dengan cuaca panas yang mengakibatkan cabai layu.

"Harga cabai rawit tak kalah buruk harganya. Saat ini, harganya melambung menjadi Rp45 ribuan per Kg. Berdasarkan hasil pengamatan kita, stok panen cabai rawit belum cukup tersedia di pasar. Selanjutnya harga daging ayam juga meroket dikisaran Rp30.000 hingga Rp31.000 per Kg nya. Melambungnya harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat pada hari ini diperkirakan juga terjadi pada sejumlah harga komodtas sayuran," terangnya.

Berdasarkan hasil pengalaman, lanjutnya harga komoditas sayuran ini kerap mengalami kenaikan. Bahkan mencapai 400% saat lebaran tiba. "Walaupun saya melihat harga sayuran ini tidak begitu dirisaukan. Karena terbilang bisa diganti atau tanpa sayuran pun masyarakat tidak begitu merisaukannya," bebernya.

Selanjutnya ada harga telur yang juga naik menjadi 21 ribu per Kg nya. Dari posisi sebelumnya sebesar 20 ribuan saja. Walau demikian, masyarakat jangan terlalu merisaukan masalah harga pangan ini.

"Saya menilai semuanya masih terkendali. Masalah harga yang bergejolak ini, dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Mulai dari petani yang juga belum sepenuhnya kembali ke ladang. Pedagang di pasar juga masih banyak yang liburan, dan pembeli juga belum semuanya berbelanja secara normal," pungkasnya.


Dikatakannya, memang kondisi pasar belum sepenuhnya mencerminkan sisi persediaan dan permintaan yang normal. Jadi tidak perlu dikuatirkan, dan tidak dibutuhkan tindakan apapun untuk menstabilkannya.

"Saya yakin semuanya akan kembali normal nanti. Mulai pekan depan, kondisi pasar diperkirakan akan kembali normal. Dan disaat itu baru kita lihat perkembangan harga yang sebenarnya. Kondisi harga saat ini belum mencerminkan harga pasar yang sesungguhnya. Jadi sekali lagi tidak ada yang perlu dikuatirkan. Selan harga yang saya sebutkan diatas, semuanya sejauh ini asih terpantau stabil," tutupnya. (UKM03)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved