Warung Noni, Ketupek Gulai Pakis Khas Padang Jadi Andalan
Diposkan: 08 May 2018 Dibaca: 998 kali
UKMKOTAMEDAN.COM-MEDAN
Kuliner kota Medan yang beragam memang tidak lain karena pengaruh masyarakat lain yang kadang ke kota ini. Mulai dari beragam suku, seperti Jawa, Minang, sampai suku asli, beragam menu khasnya jadi menu andalan di kota transit ini.
Salah satunya yang disediakan di warung makan milik Noni ini yaitu Ketupek Gulai Paku yang khas Padang. Diungkapkan Noni, warungnya yang sudah berjalan sekitar dua bulanan ini cukup banyak peminatnya.
"Tak hanya orang-orang minang ya, tapi orang-orang sekitaran Medan juga sangat meminati ketupek padang ini," jelas wanita paruh baya itu. Bukan tanpa alasan Noni membuka warung makan yang berbeda dari biasanya. Mengingat cukup jarang menu santap seperti ini dijumpai di tengah-tengah kota Medan ini, jadilah Noni mempunyai ide untuk membuka warung makan ketupek padang ini.
Sebagai informasi, Noni menjelaskan, kalau ketupek ini mirip lontong namun tidak sama seperti lontong pada umumnya. "Ini bisa dilihat dari bentuknya, kalau lontong yang kita tahu ya dari daun pisang, tapi kalau ketupek ya ketupat yang dibuat dari daun pelepah kepala. Lalu kemudian, kuah untuk ketupek ini menggunakan sayur gulai pakis,” kata Noni, Senin kemarin saat dikunjungi di warungnya jalan Adi Sucipto Polonia, tak jauh dari SMA Negri 2 Medan.
Noni menambahkan,meski panganan khas Padang, tapi Noni menyelaraskan dengan selera orang Medan. Misalnya saja, Noni tetap menambahkan campuran seperti mie pada ketupek tersebut.
“Kalau aslinya kan nggak dikasi mie, namun tergantung daerahnya juga sih, misalnya seperti di Medan ini kan pake mie jadi saya tambahi mie juga,” jelasnya.
Untuk harga, Noni mematok dengan harga yang cukup terjangkau yaitu hanya Rp8000,- per porsi sudah lengkap pake telur. Wah sangat terjangkau bukan, nggak nyampe sepuluh ribu udah bikin kenyang.
Noni memang menjual ketupek gulai paku ini untuk sarapan pagi saja. Tapi warungnya buka mulai pukul 07.00 Wib sampai dengan sore. "Karena kalau siang hari saya jualan menu makan siang seperti soto," tutupnya. (wina/UKM03)