BOM Komitmen Angkat UMKM dari Kaki Lima menuju Bintang Lima

BOM Komitmen Angkat UMKM dari Kaki Lima menuju Bintang Lima
Yasir Aziz

Diposkan: 27 Oct 2018 Dibaca: 406 kali


UKMKOTAMEDAN.COM, MEDAN-Pemasaran masih menjadi salah satu permasalahan dalam perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kendati memiliki produk, namun masih banyak pelaku UMKM yang belum tahu ke mana produk tersebut akan dipasarkan.

Permasalahan itulah yang menjadi perhatian komunitas Bazar Orang Medan (BOM). Didirikan 31 Juli 2017 lalu, BOM berkomitmen untuk memajukan pelaku usaha di Kota Medan. Yasir Aziz, Ketua Komunitas BOM, mengatakan, saat ini ada sekitar 120 pemilik usaha di Kota Medan yang tergabung dalam komunitas tersebut.

"Tujuan kami untuk memajukan UMKM di Kota Medan. Kebanyakan kawan-kawan di UKM itu mereka punya produk tapi nggak ngerti gimana cara pemasaran nya, itulah kami bentuk komunitas BOM ini," kata Yasir, belum lama ini.

Apa lagi, pemasaran produk UMKM yang ada sekarang dinilai belum cukup efektif untuk meningkatkan penjualan. Sedangkan melalui BOM, anggotanya berkesempatan untuk bisa berjualan seperti dalam bazaar dan pameran lainnya.

Yasir menjelaskan, BOM tidak hanya sebagai tempat berkumpulnya aneka usaha kreatif masyarakat, tapi juga telah menjelma sebagai komunitas yang cukup dikenal kalangan profesional lainnya. BOM acap diajak bekerja sama dalam memeriahkan event-event swasta hingga pemerintah dan BUMN.

"Bazaar, pameran, tempat-tempat kuliner, mal-mal, yang ngisi itu rata-rata komunitas kami semua. Karena sudah cukup banyak anggota  yang bergabung, ada sekitar 120 pelaku usaha. Sesuai tujuan kami memajukan UMKM Kota Medan, syukurnya hampir setiap event yang menghadirkan UMKM di Medan itu yang dihubungi itu kami," ucapnya.

BOM bekerja sama dengan banyak pihak seperti instansi pemerintah macam Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan, Djnas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Medan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), sejumlah BUMN dan BUMD misalnya seperti Pelindo, Bank Sumut hingga perusahaan properti dan lainnya. Bahkan sejumlah penyelenggara kegiatan atau event organizer (EO) juga cukup sering menggandeng BOM.

Sejak 2017, ada ratusan event yang dikerjakan BOM. Pada event-event tersebut, biasanya BOM diajak untuk ikut serta dalam kegiatan bazaar ataupun pameran. "Di BOM kami punya multi produk, mulai kuliner, fashion, aksesoris, camilan dan lain-lain. Intinya kalau lewat BOM, penyelenggara event tidak harus sibuk mencari peserta pameran atau bazaar lagi karena kami ada," ucap Yasir Aziz.

Jika ada pihak yang mengajak bekerja sama, pihaknya akan memberitahukan kepada anggota terkait detil kegiatan dan stan-stan apa saja yang diperlukan. Tidak butuh waktu lama, anggota akan langsung mengkonfirmasi kesiapannya, apa lagi banyak di antara mereka yang punya produk lebih dari satu jenis atau multi produk.

Banyak manfaat yang didapatkan BOM lewat kerja sama tersebut, salah satunya produk milik mereka akan lebih cepat laku dibanding jika dipasarkan secara konvensional.

Ada sejumlah kegiatan yang bakal menggandeng BOM kata Azis hingga akhir tahun ini. Namun tidak semua event bisa diisi oleh anggota BOM. Menurut Aziz, ada dua kategori event yang bisa diikuti yakni BOM I dan BOM II. BOM I diikuti produk menengah ke atas atau brand sudah punya nama, sedangkan BOM II diperuntukkan bagi mereka yang baru merintis usahanya

"Target kami, semua member harus berbisnis dengan cara yang lebih maju bukan konvensional lagi. Kami ingin barang-barang produk UKM ini naik kelas dari kaki lima ke bintang lima. Jadi kami tidak bisa lagi duduk diam jemput bola, tapi harus tunggu bola. Dengan begitu, akan meningkatkan taraf hidup UMKM di Kota Medan," pungkasnya.(UKM05)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved